PAKET 2
NILAI DAN NORMA SOSIAL

A. NILAI SOSIAL
1. Pengertian
Nilai sosialadalah sesuatu yang pandangan yang dianggap baik dan benar oleh suatu lingkungan masyarakat yang kemudian dijadikan pedoman sebagai contoh perilaku yang baik dan diharapkan oleh warga masyarakat.
2. Klasifikasi Nilai
a. Nilai Dominant (dominant value)
Nilai yang dianggap lebih penting daripada nilai yang lain. Ukuran dominan tidaknya suatu nilai didasarkan pada banyak sedikitnya orang yang menganut, berapa lama nilai tersebut dianut, tinggi rendahnya usaha orang untuk dapat melaksanakan nilai tersebut dan prestise atau kebanggaan.
Contoh: memiliki mobil dengan merek terkenal memberikan kebanggaan tersendiri.
b. Nilai mendarah dagung (internalized value)
Nilai yang telah menjadi kepribadian dan kebiasaan sehingga ketika seseorang melakukannya tidak melalui proses berfikir atau pertimbangan lagi.
Contoh: guru yang melihat siswanya gagal ujian akan merasa gagal dalam mendidik anak didiknya.
 Menurut Notonegoro
a. Nilai material : sesuatu yang berguna dengan jasmani manusia
b. Nilai vital : segala sesuatu yang berguna jika digunakan
Contoh: pisau untuk memotong, traktor untuk membajak
c. Nilai kerohanian: segala sesuatu yang berguna bagi jiwa manusia.
1) Nilai kebenaran : bersumber pada akal
2) Nilai keindahan : bersumber pada perasaan/estetika
3) Nilai moral : bersumber pada unsur kehendak
4) Nilai religius : bersumber pada kepercayaan manusia dan mutlak
3. Ciri Nilai sosial
a. Nilai merupakan sesuatu yang abstrak
b. Tidak dibawa sejak lahir
c. Ciptaan masyarakat
d. Terbentuk melalui proses belajar
e. Sistem nilai berbeda antar daerah
f. Merupakan hasil seleksi dari berbagai aspek kehidupan masyarakat
4. Sumber Nilai
a. Tuhan : disampaikan melalui ajaran agama. Contoh: cara peribadatan agama
b. Individu : bersumber dari perumusan seseorang. Contoh: konsep trias politica
c. Masyarakat: berasal dari kesepakatan masyarakat. contoh: jam malam

5. Fungsi Nilai
a. Petunjuk arah dan pemersatu
Sebagai pengarah manusia untuk bertingkah laku. Selain itu nilai sosial juga untuk pemersatu yang dapat mengumpulkan orang banyak dalam satu kesatuan.
b. Benteng Perlindungan
Tempat perlindungan bagi penganutnya. Daya perlindungannya sangat besar sehingga para penganutnya bersedia berjuang mempertahankannya.
c. Pendorong
Sebagai motivator sekaligus menuntun manusia untuk berbuat baik.

B. NORMA SOSIAL
1. Pengertian
Norma sosial adalah peraturan hidup yang timbul sebagai patokan berperilaku dalam suatu kelompok masyarakat dan batasan wilayah tertentu.
2. Tingkatan Norma
a. Cara (usage)
Paling lemah daya ikatnya, orang yang melanggar akan mendapatkan celaan.
Contoh: makan tidak boleh sambil bicara
b. Kebiasaan (folkways)
Tingkatan norma yang lebih tinggi dari usage, karena kebiasaan merupakan perbuatan yang diulang-ulang.
Contoh: kebiasaan menghormati orang yang lebih tua, mengucap salam ketika masuk rumah dll.
c. Tata kelakuan
Aturan yang telah diterima oleh masyarakat dan dijadikan alat kontrol secara sadar.
d. Adat istiadat (custom)
Norma yang bersifat sakral dan kuat integrasinya dengan pola-pola perilaku masyarakat serta memiliki kekuatan yang mengikat.
Contoh: Hukum adat masyarakat lampung yang melarang perceraian.
3. Macam Norma
a. Norma Agama
Bersifat mutlak dan bersuber dari tuhan. Contoh: agama islam yang mewajibkan rukun iman dan rukun islam
b. Norma Kesusilaan
Norma yang didasarkan pada hati nurani. Norma kesusilaan bersifat universal artinya setiap orang di dunia memilikinya, hanya bentuk dan perwujudannya yang berbeda.
Contoh: perilaku yang menyangkut nilaikemanusiaan seperti pembunuhan, pemerkosaan pada umunya ditolak oleh masyarakat dimanapun.
c. Norma Kesopanan
Peraturan hidup yang timbul dari pergaulan dan dianggap sebagai tuntunan pergaulan sehari-hari. Norma kesopanan bersifat khusus karena setiap daerah memiliki tata pergaulan yang berbeda.
Contoh: orang eropa memegang kepala orang yg lebih dewasa hal yg biasa, berbeda dengan orang timur.
d. Norma Kebiasaan
Sekumpulan peraturan yang dibuat secara sadar dan bukan merupakan perilaku yang diulang-ulang.
e. Norma Hukum
Aturan tertulis ataupun tidak tertulis yang dibuat oleh lembaga tertentu. ( pemerintah).
Contoh: KUHP
NB”
Perbedaan Nilai dan Norma
NO NILAI NORMA
1 Ada lebih dulu sebelum norma Ada setelah adanya nilai, norma dibuat untuk melaksanakan nilai
2 Bersifat implisit(samar-samar) Bersifat eksplisit(nyata,jelas,tegas),
3 Belum tertulis Bisa tertulis bisa tidak
4 Berfungsi untuk pedoman perilaku Berfungsi sebagai pengatur dan membatasi perilaku masyarakat
5 Belum ada sangsi Dilengkapi dengan sangsi

Kunci Jawaban Paket 2

1. A
2. A
3. A
4. A
5. D
6. B
7. E
8. E
9. D
10. E
11. E
12. C
13. B
14. E
15. B
16. E
17. E
18. E
19. D
20. D

a.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s