MATERI PAKET 1

PAKET 1
INTERAKSI SOSIAL

A. TINDAKAN SOSIAL
1. Pengertian
Tindakan sosialadalah tindakan seseorang yang dapat mempengaruhi orang lain.
Contoh: 1. Seseorang berjalan sambil bersiul dan melempar kerikil ke kiri kanan tanpa tujuan yang jelas. 2. Seseorang berjalan sambil bersiul dan melempar kerikil ke arah kanan&kiri untuk mendapatkan perhatian teman.
Dari kedua aktivitas di atas, tindakan yang pertama buka merupakan tindakan sosial, sedangkan tindakan yang ke dua merupakan tindakan sosial karena tindakan tersebut memperhitungkan tujuan yang ingin dicapai yaitu mendapatkan perhatian dari orang lain.
2. Macam-macam Tindakan Sosial
a. Tindakan Rasional Intrumental
Tindakan yang dilakukan seseorang dengan memperhitungkan kesesuaian cara yang digunakan dengan tujuan yang akan dicapai.
Contoh: Budi belajar giat dan mengikuti les di GO agar lulus UN
b. Tindakan Rasional Berorientasi Nilai
Tindakan ini bersifat rasional dan memperhitungkan manfaatnya, tetapi tujuan yang hendak dicapai tidak terlalu dipentingkan. Tindakan ini dilakukan karena memang baik&benar sehingga yang dipikirkan bagaimana mencapai tujuan tersebut bukan tujuan itu sendiri. Tindakan ini berkaitan dengan nilai-nilai dasar.
Contoh: Pelaksanaan ibadah suatu agama, tujuan akhir dari ibadah pada umumnya tidak dipikirkan karena semuanya diserahkan pada Tuhan, tetapi cara melakukan ibadah merupakan merupakan hal yang harus benar-benar diperhatikan dengan seksama, baik tata cara, tempat maupun waktu.
c. Tindakan Tradisional
Tindakan yang tidak memperhitungkan manfaat untung ruginya dalam masyarakat. Tindakan yang dilakukan semata-mata mengikuti tradisi atau kebiasaan yang sudah berlaku.
Contoh: Kebiasaan mudik orang-orang di Indonesia
d. Tindakan Afektif
Tindakan yang sebagian besar didominasi oleh perasaan dan emosi.
Contoh: Seorang ibu yang langsung memeluk anaknya yang menangis.
B. INTERAKSI SOSIAL
1. Pengertian
Interaksiadalah hubungan timbal balik antara dua orang atau lebih yang dapat dilakukan antara individu dengan individu, individu dengan kelompok maupun kelompok dengan kelompok.
2. Syarat Interaksi Sosial
a. Kontak Sosial
Berasal dari kata “cun” yang berarti bersama dan “tango” yang berarti menyentuh.
b. Komunikasi Sodial
Berasal dari kata “communicare” yang berarti memberi atau menanamkan. Jadi komunikasi sosial adalah proses penyampaian pesan dari pihak satu ke pihak lainnya agar terjadi pengertian bersama. Orang yang mengirim pesan disebut komunikator sedangkan yang menerima pesan dinamakan komunikan.
3. Ciri Interaksi Sosial
a. Pelaku lebih dari satu orang
b. Adanya komunikasi antar pelaku
c. Mempunyai maksud dan tujuan
d. Adanya dimensi waktu
4. Faktor Interaksi Sosial
a. Imitasi : meniru sebagian. Contoh: meniru gaya rambut
b. Identifikasi : meniru keseluruhan, biasanya artis idola yang menjadi objek.
Contoh: meniru semua gaya hidup david beckham, mulai dari rambut, perilaku, gaya hidup, gaya bicara dll
c. Sugesti : pengaruh yang diberikan kepada pihak lain. Contoh: Iklan
d. Motivasi : dorongan.
Contoh: dorongan untuk meneruskan keturunan, dorongan memenuhi kebutuhan hidup dll
e. Simpati : ketertarikan. Contoh: rasa cinta seseorang ke lawan jenis
f. Empati : larut dalam suasana orang lain.
Contoh: bencana alam, melayat
5. Bentuk Interaksi Sosial
a. Asosiatif : menuju arah persatuan/integrasi
1) Kerjasama : Mencapat tujuan bersama
a) Tawar menawar/ bargaining
Pelaksanaan perjanjian mengenai barang/jasa
b) Kooptasi/ cooptation
Penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan
c) Koalisis/coalition
Penggabungan 2 urganisasi atau lebih yang memiliki tujuan bersama.
Contoh: koalisi partai politik
d) Joint venture
Kerjasama dalam pengusahaan proyek tertentu. Contoh: pengeboran minyak, pembangunan hotel dll
2) Akomodasi : usaha meredakan pertikakian
a) Koersi/coertion : Adanya paksaan pihak yang lebih kuat
b) Kompromi : masing2 pihak mengurangi tuntutannya
c) Arbitrasi : penyelesaian melalui pihak ke 3 aktif.
Contoh: perceraian
d) Mediasi : penyelesaian melalui pihak ke 3 netral
e) Konsiliasi : mempertemukan pihak yang berselisih
f) Toleransi : menghormati pihak lain
g) Stalemate : kekuatan seimbang dan berhenti pada satu titik tertentu
h) Ajudikasi : penyelesaian melalui pengadilan
i) Segegrasi : saling memisahkan diri/menghindar
j) Cease fire : gencatan senjata
3) Asimilasi : A + B = C.
Penggabungan 2 unsur kebudayaan yang menghasilkan budaya baru
4) Akulturasi : A + B = AB.
Penggabungan 2 kebudayaan yang tidak menghilangkan ciri khas masing-masing.
b. Disosiatif
1) Persaingan (competition) : mencapai tujuan tertentu tanpa kekerasan
2) Kontravensi : proses sosial diantara persaingan dan konflik.
Ditandai dengan gejala ketidakpastian dan perasaan tidak suka yang disembunyikan. Contoh: penghianatan, menghasut, intimidasi, provokasi
3) Konflik : mencapai tujuan tertentu dengan kekerasan

NB”
1. Hubungan symbiotic : pertemuan unsur budaya
2. Penetration pacifique : masuknya budaya asing secara damai(penyebaran agama)
3. Penetration violance : masuknya budaya asing denganunsur paksaan(cultur stelsel)
4. Diskoveri : penemuan yang belum ada sebelumnya
5. Invention : penemuan yang sudah diterima masyarakat
6. Amalgamasi : pernikahan campuran
7. Sinkretisme : percampuran faham
8. Sekulerisme : pemisahan agama dgn pemerintah, dunia dgn akherat
KUNCI PAKET 1

1. A
2. A
3. D
4. E
5. E
6. C
7. E
8. A
9. A
10. C
11. A
12. B
13. A
14. B
15. E
16. E
17. A
18. C
19. B
20. A
21. B
22. D
23. C
24. C
25. C
26. A
27. C
28. A
29. C
30. C

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s